Hai hai, selamat soreeee :)
Bahas apa hayooo di blog sore ini, ehmm tentu saja bahas yang bermanfaat ya.
Hyuuuuk, capcuuus ^_^
Supir atau pengemudi adalah salah satu
profesi yang sering dipandang sebelah mata ya oleh banyak orang. Profesi
ini seringkali dianggap tidak memiliki prestige dan bahkan menjadi
pilihan terakhir bagi para pencari kerja. Tapi sebenernya nih ya, sebagai pihak yang sangat
berperan dalam kelancaran transportasi darat ini khususnya bus, sudah seharusnya seorang supir memiliki bekal dan
pengetahuan tentang lalu lintas. Hal ini dimaksudkan agar para penumpang
benar-benar merasa nyaman dan lalu lintas tetap terjaga.
Ehmmm, selain lalu lintas juga ada hal yang tidak kalah penting, apa itu?
Seorang supir bus tentunya berbeda dengan supir-supir pada umumnya dooong. Sesuai dengan namanya, seorang supir bus memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan mengemudi. Berbeda dengan misal supir pribadi yang mengantar majikannya saja. Oleh sebab itu, sudah seharusnya seorang supir bus memiliki sebuah adab atau etika yang harus di patuhi agar semua kegiatan (antar-jemput) yang dilakukannya berjalan dengan baik dan benar, karena bila seorang supir bus melanggar etika atau adab tersebut, pastinya akan berdampak fatal bagi dirinya, terutama karirnya.
Seorang supir bus tentunya berbeda dengan supir-supir pada umumnya dooong. Sesuai dengan namanya, seorang supir bus memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan mengemudi. Berbeda dengan misal supir pribadi yang mengantar majikannya saja. Oleh sebab itu, sudah seharusnya seorang supir bus memiliki sebuah adab atau etika yang harus di patuhi agar semua kegiatan (antar-jemput) yang dilakukannya berjalan dengan baik dan benar, karena bila seorang supir bus melanggar etika atau adab tersebut, pastinya akan berdampak fatal bagi dirinya, terutama karirnya.
Ini diaaaaa, taraaaaaaaaaaaaa..
- Memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap profesinya
- Memiliki skill (kemampuan) mengemudi yang baik
- Mematuhi segala rambu – rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku
- Memiliki loyalitas tinggi dalam mengabdi sebagai supir
- Menjalin kekerabatan yang baik antar sesama supir bus
Kriteria pertama ialah memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap profesinya.
Hal ini dimaksudkan
agar seorang supir memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi
terhadap profesinya.
Kriteria kedua ialah memiliki skill
(kemampuan) mengemudi yang baik.
Hal ini sangat urgen bagi seorang supir
bus, karena merupaka kunci utama baginya. Seorang supir jika tak
memiliki criteria ini,maka bukan dinamakan seorang supir. Menguasai
kendaraan dengan tidak baik akan menyebabkan hal-hal yang bersifat
fatal,seperti kecelakaan,karena supir kurang sigap dan tidak ahli dalam
berkendara. Tentunya hal ini tak hanya merugikan dirinya tetapi juga
untuk para pelanggan (penumpang).
Kriteria ketiga ialah mematuhi segala
rambu–rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku.
Berkaitan dengan poin
sebelumnya, hal ini juga sangatlah penting dimiliki agar berkendara
menjadi lebihaman dan nyaman. Karena peraturan dibuat untuk tujuan
seperti itu.
Kriteria keempat ialah memiliki
loyalitas tinggi dalam mengabdi sebagai supir.
Hal ini sangatlah jarang
dimiliki oleh seorang supir bus. Zaman sekarang loyalitas sudah bukan
lagi prioritas,sebab banyak sekali godaan di luar sana yang menginginkan
untuk mengganti pekerjaan.
Kriteria kelima ialah menjalin
kekerabatan yang baik antar sesama supir bus.
Misal saja pada supir bus. Jika sedang berpapasan dijalan mereka akan saling
melambaikan tangan dan memberikan informasi dijalan mana yang terjadi
kemacetan.
Semoga bermanfaat, salam Jogja with smile :)

0 comments:
Post a Comment